Akulah Layla Majnun itu

Karya: Ade Solihat

Diinspirasi dari Kisah Layla wa Majnun karya Nizami Ganjavi.

Qais, belahan jiwaku

Akulah Layla yang kau cintai itu

Hatiku kau rebut dalam tunduk pandangmu

Ketaksanggupanmu melihat rupaku

karena takut kehilangan hakikat cintamu.

Kau sebut aku dalam pintamu pada-Nya

Kau minta kuasa-Nya arahkan busur cintamu padaku

Dan aku memang terpanah cintamu

Panah itu menghujam tepat di kalbuku

Aku pun asyik khusu’ mencintaimu

Atas titah Sang Pemilik cinta itu

Namun, kau malah sering ingatkanku

‘tuk tak terjebak pada lingkaran cinta semu

“Jangan kau cintai makhluk-Nya

melebihi cintamu kepada Sang Khalik,” ucapmu.

“Ya”, jawabku

“Mencintaimu adalah mencintai-Nya, bukan?”

Qais, cintaku

Tetiba kau diminta-Nya pulang

Ke kampung para makhluk bernyawa

Ke seberang alam, ke lautan cinta milik Sang Pencipta

Tempat pulang yang selalu kau jadikan doa dan asa

Kini, di sini, di dunia yang fana ini

Aku menanggung rindu dendam  

Rindu yang jadi luka, karena

panahmu ditarik paksa dari kalbu yang kini hampa

Wahai Qaisku, takdir cintaku

Kau pergi tinggalkan aku dalam pilu yang kelu

Jadilah aku kini Layla yang gila itu

Layla majnun…….

Depok, 14 April 2021

0
0
1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.